Iago Falque @cmidn

Iago Falque Makin Matang di Torino

Berita bola terkini, berita bola akurat, berita bola dunia, cmidn.asia – Pasukan Torino bersiap menjamu Pisa dalam babak keempat Piala Italia, Selasa (28/11) atau Rabu dini hari WIB, namun Iago Falque tak terlihat dalam rombongan. Winger asal Spanyol itu rupanya diberi waktu istirahat oleh pelatih Sinisa Mihajlovic, usai tampil gemilang di Seri A. Iago diharap mampu memulihkan tenaga untuk kembali jadi kunci dalam lanjutan liga domestik kontra Sampdoria dan Juventus.

Iago memang sangat diandalkan Torino. Akhir pekan kemarin jadi bukti, ketika dua golnya memastikan kemenangan I Granata atas Chievo, sekaligus menjaga peluang tim lolos ke kancah Eropa. Itulah kedua kalinya Iago mencetak doppietta di Seri A musim ini, setelah melakukan hal yang sama ke gawang mantan klubnya AS Roma di giornata keenam.

Dengan demikian, pemuda 26 tahun ini memasuki salah satu periode paling produktif dalam kariernya, yakni tujuh gol dalam 11 penampilan: dua sundulan, satu penalti, dan sisanya terbagi rata antara kaki kiri dan kanan. Iago makin dekat untuk memecahkan rekor terbaiknya dalam semusim, yaitu 13 gol bersama Genoa pada 2014/15. Namun, kala itu keran produktivitasnya baru terbuka pada November.

Sukses dalam sepak bola tak hanya ditentukan oleh bakat, tapi juga motivasi dan keberanian. Iago sudah membuktikan hal tersebut. “Sejak usia lima tahun, saya sudah menentukan cita-cita jadi pesepak bola. Tapi orang tua saya tak pernah benar-benar menyetujui,” kisahnya. “Namun, seiring waktu saya berhasil meyakinkan mereka bahwa sepak bola adalah masa depan terbaik.”

Iago mendapat fasilitas terbaik dalam mengasah kemampuan, dengan menjadi cantera di akademi Real Madrid, sebelum pindah ke La Masia milik Barcelona. Namun, seperti kebanyakan pemain muda di Camp Nou, ia juga kesulitan menembus skuat utama Barca sampai akhirnya memutuskan terbang ke Italia dan bergabung dengan akademi Juventus pada 2008.

Pada musim perdana, Iago tampil cukup apik bersama tim primavera. Namun tiga tahun berselang, ia tenggelam dan akhirnya dijual ke Tottenham Hotspur di Liga Primer. Di London, ia juga jarang dapat kesempatan dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain, macam Southampton, Almeria, dan Rayo Vallecano.

Peruntungan Iago baru tampak cerah setelah memutuskan kembali ke Seri A dan bergabung dengan Genoa. Setahun produktif di Marassi, ia dipinang AS Roma dan sempat jadi pilihan utama pelatih Rudi Garcia pada musim lalu. Sayang, sejak kedatangan Luciano Spalletti, Iago terpinggir dan kini dipinjamkan ke Torino.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *