Berita Bola Aktual Bosz @cmidn.asia

Peter Bosz Resmi Melatih Borussia Dortmund Musim Depan

Berita bola aktual, CMidn.asia – Peter Bosz menerima pinangan Borussia Dortmund dan secara resmi diumumkan sebagai pelatih baru mereka menggantikan Thomas Tuchel, Selasa (6/6). Bosz kabarnya menerima bayaran sebesar €3,5 juta per tahun dalam kontrak berdurasi hingga 2019. Ajax sendiri menerima kompensasi mencapai €5 juta.

Kepindahan Bosz memukul kepercayaan diri fans Ajax. De Godenzonen melampaui ekspektasi dengan mencapai final Liga Europa. Apalagi, mereka melakukannya diperkuat banyak pemain muda. Ajax tampil di final dengan skuat berusia rata-rata termuda dalam sejarah kejuaraan antarklub Eropa.

Meski memulai dengan pelan serta memiliki latar belakang sebagai pemain dan direktur olahraga Feyenoord Rotterdam, Bosz mampu merebut hati fans Ajax. Perkerutan pemain yang tepat ditambah reorganisasi permainan mampu menyegarkan lagi gaya main tim yang terlalu steril ketika lama ditangani Frank de Boer.

Puncaknya, Ajax menggilas Olympique Lyon 4-1 pada leg pertama semi-final Liga Europa melalui penampilan yang penuh gairah. Para pemain Ajax berjuang menguasai lagi saat kehilangan bola, lini belakang tampil tanpa kompromi, dan lini serang penuh kreativitas. Untuk kali pertama dalam lebih dari 20 tahun terakhir, semangat Ajax hidup lagi.

Ajax mengakhiri musim 2016/17 dengan status sebagai runner-up Liga Europa dan Eredivisie Belanda. Penampilan prima mereka di kedua ajang itu mendorong ekspektasi para fans untuk menantang masa depan. Sayangnya, harapan itu berakhir seiring kepindahan Bosz ke Dortmund.

Menurut De Telegraaf, keputusan Bosz pindah bukan semata karena mendapat tawaran atau nilai kontrak yang lebih baik. Awalnya, Bosz ingin bertahan dan melanjutkan proyek Ajax yang baru berlangsung 12 bulan. Namun, gagasan dan ide kepelatihan Bosz rupanya tak selamanya didukung oleh staf kepelatihan seperti Dennis Bergkamp, Carlo l’Ami, Hennie Spijkerman, dan Bjorn Rekelhof. Bosz dan asisten kepercayaannya, Hendrie Kruzen, praktis seperti berjalan sendiri.

Gairah Bosz terhadap sepakbola tak terukur. Semasa masih merintis karier sebagai pemain, dia pernah membeli tiket terusan Ajax hanya untuk dapat menonton penampilan Johan Cruyff dkk dari pertandingan ke pertandingan. Dia juga mengkliping artikel serta kutipan Cruyff ke dalam sebuah buku catatan khusus.

Kehadiran Bosz dinilai dapat melanjutkan tradisi permainan counter-pressure yang diperagakan Dortmund pada era Tuchel dan Jurgen Klopp. Banyak bintang muda Dortmund yang siap naik kelas. Julian Weigl, Emre Mor, Felix Passlack, Alexander Isak, Ousmane Dembele, dan Christian Pulisic akan menjadi amunisi bertenaga buat Bosz musim depan.

Bosz belum pernah meraih gelar apapun sepanjang 17 tahun karier kepelatihan. Bahkan, Ajax menjadi klub besar pertama yang pernah dilatihnya. Tantangan lain adalah menjalin keharmonisan dengan CEO Hans-Joachim Watzke dan direktur olahraga Michael Zorc. Ingat, Tuchel terpental karena konflik dengan dua petinggi klub itu.

Sebesar apapun tantangan yang dihadapi, Bosz menandai acara perkenalan diri sebagai pelatih baru Dortmund dengan narasi yang selalu diyakininya di setiap klub yang dilatih.

“Saya ingin meraih sukses dan memainkan sepakbola indah,” tegasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *